BEBERAPA METODE PENELITIAN REGIONAL

Standard

1. Metode Location Quotient
Membandingkan porsi lapangan kerja/nilai tambah untuk sektor tertentu di suatu wilayah yang dibandingkan dengan wilayah referensi.

2. Localisation Indeks
Digunakan untuk mengetahui tingkat penyebaran secara relatif subsektor di berbagai wilayah.

3.Spesialization Indeks
Digunakan untuk menganalisis tingkat spesialisasi sektor disuatu daerah secara relatif.

4. Balanced Growth Index
Model ini digunakan untuk menganalisis masalah perbedaan pertumbuhan antar sektor terhadap pertumbuhan ekonomi rata-rata suatu daerah dalam periode tertentu. Sehingga, pada tahap selanjutnya akan diperoleh gambaran keseimbangan pertumbuhan pada sutau daerah. Data yang dipergunakan adalah Produk Domestik Daerahal Bruto secara sektoral (Primer, Industri, Utilitas dan Jasa) Indeks yang semakin rendah (mendekati nol) menunjukkan makin berimbang pertumbuhan antar sektor dan akan menghasilkan rata-rata pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin tinggi dan demikian pula sebaliknya.

5. Koefesien Variasi
Koefisien Variasi yang mendekati nol menunjukkan indikasi semakin meratanya pembangunan suatu region berdasarkan aspek yang diamati dan demikian sebaliknya

6. Redistribution Indeks
Indeks redistribusi positif menunjukkan suatu pergeseran distribusi lokasi sektor i ke dalam daerah, sedangkan indeks redistribusi negatif menunjukkan suatu pergeseran distribusi lokasi industri ke luar daerah Indeks ini menyatakan besarnya pergeseran (redistribusi) di dalam distribusi lokal suatu tahun dibandingkan tahun berikutnya. Suatu perbedaan positif menunjukkan suatu pergeseran industri tersebut kedalam wilayah. Suatu perbedaan negatif menunjukkan suatu pergeseran keluar daerah. Dalam menghitung angka pergeseran ini kita mengabaikan berbagai perubahan dalam beberapa perubah.

7. Revealed Comparative Advantage
Jika nilai indeks RCA dari produk agroindustri yang dianalisis lebih besar dari satu berarti produk tersebut mempunyai keunggulan komparatif bagi Provinsi Jambi dan sebaliknya.
Pendekatan melalui RCA dilakukan dengan cara mengevaluasi peranan ekspor komoditas tertentu dalam ekspor total suatu negara dibandingkan dengan pangsa komoditas tersebut dalam perdagangan dunia. Indeks RCA yang lebih besar dari satu menunjukkan bahwa ekspor komoditas tersebut mengalami peningkatan relatif dibandingkan rata-rata ekspor dunia, sehingga pangsanya di pasaran dunia meningkat, demikian sebaliknya (Ballasa,1965)

8. Coefficient of concentration Index
Coefficient Of Concentration Index (CCI) terdiri dari dua model yaitu Indeks Konsentrasi Pasar dan Indeks Konsentrasi Komoditas. Indeks Konsentrasi Pasar dimaksudkan untuk memfokuskan perhatian ekspor komoditas tertentu ke beberapa negara tujuan. Sedangkan Indeks Konsentrasi Komoditas dimaksudkan untuk mengkonsentrasikan pada satu atau beberapa jenis komoditas ekspor saja.

9. The Indexes of Export Instability
Bila indeks yang dihasilkan semakin mendekati nilai 0 berarti tingkat produksi dari produk agroindustri yang dianalisis semakin stabil dan sebaliknya.

10. Koefisien Marginal Provensity to Invesment
Koefisien MPI akan mengindikasikan bahwa perkembangan industri melalui peningkatan investasi akan memberi pengaruh yang besar atau kecil terhadap pengembangan kawasan ekonomi melalui bekerjanya mekanisme super multiplier effect dari investasi yang diinjeksi terhadap kawasan ekonomi tersebut

11. Shift Share

12. Indeks Williamson

13. Indeks Theil

14. Indeks Gravitasi

15. Analisis Overlay

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s